Psikoedukasi Pengelolaan Kecemasan Melalui Teknik Relaksasi Napas dalam Pada Lansia dengan Penyakit Kronis

Authors

  • Christiani Natasya Miru Universitas Nusa Cendana Author

DOI:

https://doi.org/10.62282/devotion.v3i1.75-84

Keywords:

lansia, penyakit kronis, kecemasan, kualitas tidur, relaksasi napas dalam

Abstract

Salah satu permasalahan psikologis yang dialami oleh para lansia dengan penyakit kronis adalah kecemasan. Kecemasan yang dialami oleh lansia juga dapat menyebabkan kesulitan tidur serta dapat mempengaruhi konsentrasi dan kesiagaan, dan juga meningkatkan resiko-resiko kesehatan, serta dapat merusak fungsi sistem imun. Salah satu teknik intervensi yang mudah dilakukan lansia untuk menurunkan gejala-gejala kecemasan adalah teknik relaksasi napas dalam. Kegiatan psikoedukasi merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dengan tujuan memberikan pemahaman terkait dengan pengelolaan kecemasan. Kegiatan ini melibatkan 21 orang lansia didampingi oleh penanggungjawab kegiatan Prolanis, kader kegiatan Prolanis serta dokter dari kegiatan Prolanis bertempat di Puskesmas Oesapa Kota Kupang. Metode yang digunakan berupa pemberian ice breaking, materi psikoedukasi tentang kecemasan dan kualitas tidur dalam bentuk leaflet, latihan teknik relaksasi napas dalam, dan sesi sharing. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan ini dimana menambah pemahaman akan kecemasan, pengelolaan kecemasan, serta mampu menerapkan teknik relaksasi napas untuk membantu mengelola kecemasan pada lansia dengan penyakit kronis. Pemberian psikoedukasi pengelolaan kecemasan melalui teknik relaksasi napas pada lansia dengan penyakit kronis mampu meningkatkan pemahaman terkait kecemasan serta menurunkan gejala kecemasan yang dialami lansia secara subjektif.

References

Bestari, B. K., & Wati, D. N. K. (2016). Penyakit kronis lebih dari satu menimbulkan peningkatan perasaan cemas pada lansia di Kecamatan Cibinong. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(1), 49-54.

Candrawati, S. A. K., & Sukraandini, N. K. (2022). Kecemasan Lansia dengan Kondisi Penyakit Kronis. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(2), 348-355.

Inra., Hariyanto, T., Adi, C. R. (2019). Perbedaan tingkat kecemasan lansia sebelum dan sesudah diberikan terapi relaksasi nafas dalam di Kelurahan Tlogomas Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 4(1), 338 – 347.

Latif, N., & Maulidia, R. (2020). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia. Professional Health Journal, 2(1), 1-8.

Nasuha, N., Widodo, D., & Widiani, E. (2016). Pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pada lansia di posyandu lansia rw IV dusun dempok desa gading kembar kecamatan jabung kabupaten malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 1(2), 53 -62.

Puspita, T., Ramadan, H., Budhiaji, P., & Sulhan, M. H. (2019). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan'Aisyiyah, 6(2), 53-58.

Rindayati, R., Nasir, A., & Astriani, Y. (2020). Gambaran Kejadian dan Tingkat Kecemasan pada Lanjut Usia. Jurnal Kesehatan Vokasional, 5(2), 95 – 101.

Santrock, J. W. (1997). Life-span development. Brown & Benchmark Publishers.

Published

2026-01-27

Issue

Section

Articles