Gerakan Bersih Pantai Oesapa Sebagai Upaya Pengurangan Sampah dan Edukasi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.62282/devotion.v3i2.110-125Keywords:
sampah pesisir, edukasi lingkungan, participatory action research, experiential learning, pencemaran plastikAbstract
Kegiatan “Gerakan Bersih Pantai Oesapa” merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mengurangi sampah pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Oesapa, Kota Kupang, menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 39 mahasiswa, 4 dosen, masyarakat sekitar, pedagang pesisir, dan pengunjung pantai. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, aksi bersih pantai, edukasi lingkungan berbasis experiential learning, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak lebih kurang 140 kg sampah berhasil dikumpulkan pada area lebih kurang 3.000 m² dengan kepadatan sampah lebih kurang 0,047 kg/m². Komposisi sampah didominasi plastik sebesar 61,9 persen, diikuti sampah organik 21,0 persen dan sampah lainnya 17,1 persen, yang menunjukkan bahwa plastik masih menjadi pencemar utama kawasan pesisir. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan peserta sebesar lebih kurang 73 persen, dari rata-rata nilai 48,5 pada pre-test menjadi 83,9 pada post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan pembelajaran berbasis praktik efektif dalam membangun perilaku ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penguatan edukasi lingkungan, peningkatan partisipasi kolektif, serta pembentukan model pengelolaan sampah pesisir berbasis komunitas yang kolaboratif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan ini berpotensi direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
References
ANTARA News. (2019, February 21). Puluhan ribu kg sampah diangkut dari pantai Kupang.
ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/805943/puluhan-ribu-kg-sampah-diangkut-dari-pantai-kupang
Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for
conservation: A systematic review. Frontiers in Environmental Science, 8, 1–15. https://doi.org/10.3389/fenvs.2020.00050
Beard, C., & Wilson, J. P. (2018). Experiential learning: A handbook for education, training
and coaching (3rd ed.). Kogan Page.
Borrelle, S. B., Ringma, J., Law, K. L., Monnahan, C. C., Lebreton, L., McGivern, A., &
Rochman, C. M. (2020). Predicted growth in plastic waste exceeds efforts to mitigate plastic pollution. Science, 369(6510), 1515–1518. https://doi.org/10.1126/science.aba3656
Fazey, I., Moug, P., Allen, S., Beckmann, K., Blackwood, D., Bonaventura, M., Burnett, K.,
Danson, M., Falconer, R., Gagnon, A. S., Harkness, R., Hodgson, A., Holm, L., Irvine, K. N., Low, R., Lyon, C., Moss, A., Moran, C., Naylor, L., & Wolstenholme, R. (2018). Transformation in a changing climate: A research agenda. Global Environmental Change, 50, 162–174. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2018.04.003
Hamin, F. I., Toruan, L. N. L., & Saraswati, S. A. (2023). Identifikasi jenis sampah plastik pada
pantai wisata di pesisir Kota Kupang. Jurnal Bahari Papadak, 4(1), 1–15. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JBP/article/view/10322/4966
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R.,
& Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768–771. https://doi.org/10.1126/science.1260352
Kolb, D. A., & Kolb, A. Y. (2018). Eight important things to know about experiential learning.
Experiential Learning & Teaching in Higher Education, 1(1), 7–19.
Lau, W. W. Y., Shiran, Y., Bailey, R. M., Cook, E., Stuchtey, M. R., Koskella, J., & Palardy, J.
E. (2020). Evaluating scenarios toward zero plastic pollution. Science, 369(6510), 1455–1461. https://doi.org/10.1126/science.aba9475
Lebreton, L., Slat, B., Ferrari, F., Sainte-Rose, B., Aitken, J., Marthouse, R., & Reisser, J.
(2018). Evidence that the Great Pacific Garbage Patch is rapidly accumulating plastic. Nature Communications, 9(1), 1–15. https://doi.org/10.1038/s41467-018-03104-3
Lestari, P., & Trihadiningrum, Y. (2019). The impact of improper solid waste management to
plastic pollution in Indonesian coast and marine environment. Marine Pollution Bulletin, 149, 110505. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2019.110505
Paulus, C. A., Soewarlan, L. C., & Al Ayubi, A. (2020). Sebaran jenis sampah laut dan
dampaknya terhadap kepadatan populasi dan keanekaragaman makrozoobentos pada kawasan ekowisata mangrove di pesisir Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Jurnal Bahari Papadak, 1(2), 105–118. https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JBP/article/view/3239/4759
Purba, N. P., Faizal, I., Suteja, Y., & others. (2019). Marine debris in Indonesia: A review of
research and status. Marine Pollution Bulletin, 146, 134–144. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2019.06.057
Reed, M. S., Vella, S., Challies, E., de Vente, J., Frewer, L., Hohenwallner-Ries, D., & van
Delden, H. (2018). A theory of participation: What makes stakeholder and public engagement in environmental management work? Sustainability Science, 13(5), 1359–1372. https://doi.org/10.1007/s11625-018-0550-0
Vince, J., & Hardesty, B. D. (2018). Governance solutions to the tragedy of the commons that
marine plastics have become. Marine Policy, 96, 279–285. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2018.07.023
Wals, A. E. J., Brody, M., Dillon, J., & Stevenson, R. B. (2020). Convergence between science
and environmental education. Environmental Education Research, 26(4), 455–469. https://doi.org/10.1080/13504622.2020.1718869
World Bank. 2021. Market study for Indonesia: Plastic waste, recycling, and policy
environment. World Bank Group. https://www.worldbank.org (diakses 20 Maret 2026).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2023. Sistem Informasi Pengelolaan
Sampah Nasional (SIPSN). https://sipsn.menlhk.go.id (diakses 20 Maret 2026).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



