Multitafsir Eskatologis dalam Era Postmodern: Tantangan terhadap Integritas Doktrin Gereja Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.62282/pj.v3i1.37-50Keywords:
eskatologi, multitafsir, postmodernisme, doktrin gereja, integritas teologiAbstract
Era postmodern membawa perubahan besar terhadap cara manusia memahami kebenaran, termasuk dalam teologi Kristen. Pandangan postmodern yang menolak klaim kebenaran absolut mendorong munculnya multitafsir terhadap ajaran eskatologis gereja. Kondisi ini menghadirkan dinamika baru bagi gereja kontemporer, baik sebagai peluang untuk memperkaya refleksi iman maupun sebagai tantangan terhadap integritas doktrin. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh multitafsir eskatologis di era postmodern terhadap integritas doktrin gereja serta menawarkan pendekatan teologis yang relevan bagi konteks masa kini. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis teologis dan hermeneutika kontekstual terhadap literatur teologi sistematika dan filsafat postmodern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multitafsir eskatologis dapat memperluas pemahaman iman dan membuka ruang dialog teologis, namun juga berpotensi melemahkan otoritas Alkitab jika tidak berakar pada kerangka hermeneutik yang berpusat pada Kristus. Gereja perlu meneguhkan kembali dasar teologinya agar tetap kontekstual tanpa kehilangan kemurnian doktrin. Dengan demikian, pluralitas tafsir eskatologis dapat menjadi sarana pembaruan iman yang tetap berpijak pada kebenaran Alkitab.
References
Avila, A. (2022). Prophetic Churches for the Metaverse. Indonesian Journal of Theology, 10(2), 209–230. https://doi.org/10.46567/ijt.v10i2.250
Caputo, J. D. (2001). On Religion. Routledge.
Creswell, J. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Pustaka Pelajar.
Darmawan, I. P. A. (2016). Pendidikan Kristen di Era Postmodern. Jurnal Simpson: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 37–46.
G.E. Wright. (2004). Mengelola Konflik Dalam Gereja. BPK Gunung Mulia.
Grenz, S. J. (1996). A Primer on Postmodernism. Wm. B. Eerdmans.
Harefa, F. L. (2019). Spiritualitas Kristen di Era Postmodern. Manna Rafflesia, 6(1), 1–23.
Kawangmani, S. (2019). Pola Apologetika Kontekstual Untuk Memberitakan Kabar Baik Kepada Suku Jawa Wong Cilik. Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika, 1(2), 278–279. https://doi.org/10.38052/gamaliel.v1i2.40
Kristanti, K. D. K., Patalala, J., & Widiyanto, D. (2021). Analisis Teologi Pada Hermeneutika. SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 45–57. https://doi.org/10.46362/servire.v1i2.93
Moltmann, J. (1993). Theology of Hope: On the Ground and the Implications of a Christian Eschatology. SCM Press.
Remikatu, J. H. (2020). Teologi Ekologi: Suatu Isu Etika Menuju Eskatologi Kristen. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(1). https://doi.org/10.46348/car.v1i1.12
Saarinen, M., & Schreiter, R. J. (1986). Constructing Local Theologies. Review of Religious Research, 27(4). https://doi.org/10.2307/3511882
Siburian, C. H. A., & Sitanggang, A. P. (2024). Wajah Allah yang Tersembunyi Disingkapkan: Etika Eskatologis Matius 25:31-46 sebagai Locus Allah yang Tersembunyi dalam Menyatakan Diri-Nya. GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Filsafat Keilahian, 9(1), 15–34. https://doi.org/10.21460/gema.2024.91.1097
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sunarto, S., Prianto, R., Purba, D. F., Tampubolon, Y. H., Tiladuru, V. M., & Sihombing, A. F. (2022). Pembelajaran Hermeneutika dan Pelatihan Homiletika di Gereja Kristen Kerasulan Indonesia Purworejo. Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 103–113. https://doi.org/10.53547/realcoster.v5i2.226
Tafonao, T., & Zega, Y. K. (2022). Gereja menghadapi fenomena Transnasionalisme: Sebuah tawaran konstruksi pendidikan kristiani bagi remaja yang berbasis pada pelestarian budaya lokal. KURIOS, 8(2). https://doi.org/10.30995/kur.v8i2.558
Tembay, A. E., & Eliman. (2020). Merajut Anugerah Dalam Penginjilan Holistik. SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 7(1), 33–49. https://doi.org/10.47154/scripta.v7i1.59
Vanhoozer, K. J. (2003). The Drama of Doctrine: A Canonical-Linguistic Approach to Christian Theology. Westminster John Knox Press.
Wright, N. T. (2008). Surprised by Hope: Rethinking Heaven, the Resurrection, and the Mission of the Church. HarperOne.
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



