Etika Kristen tentang Standar Mengasihi Berdasarkan 1 Yohanes 4:18-21 dan Penerapannya oleh Orang Percaya di Media Sosial

Authors

  • Junieli Waruwu Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Misi Nias Barat Author

DOI:

https://doi.org/10.62282/pj.v1i1.82-98

Keywords:

etika Kristen, standar mengasihi, media sosial

Abstract

Etika Kristen diambil dan ditarik dari pendalaman akan firman Tuhan untuk dipergunakan sebagai standar berperilaku dan bertindak baik dalam dunia nyata maupun dalam dunia maya. Tidak dapat dihindari bahwa masyarakat kita memiliki dua dunia yaitu dunia nyata dan dunia maya. Masyarakat menyukai dunia maya karena mampu mengekspresikan diri secara bebas tanpa aturan yang mengikat. Kebebasan ini menimbulkan berbagai permasalah yang memicu hilangnya nilai kasih sebagai perintah utama Tuhan Yesus Kristus bagi pengikut-Nya. Orang percaya sering bertindak gegabah dengan mengujarkan kebencian, kritik tanpa solusi, dan kadang menghina karena jengkel dengan suatu pernyataan tertentu yang kadang juga dilanjutkan dalam dunia nyata. Hilangnya rasa mengasihi merupakan tantangan bagi orang percaya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan fokus pada kajian literatur untuk menemukan standar mengasihi sebagaimana ditegaskan kembali dalam 1 Yohanes 4:18-21. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan hasil bahwa setiap orang percaya memiliki standar mengasihi sesama sekalipun tidak kelihatan dengan hati yang tulus, mengasihi dengan segenap akal budi, mengasihi seperti mengasihi diri sendiri, serta tidak takut dengan perkembangan teknologi, tetapi justru melihat bagaimana perspektif Allah mengasihi sesama sesuai dengan perkembangan masyarakat digital.

References

Bilo, D. T. (2018). Karakteristik Kasih Kristiani Menurut 1 Korintus 13. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi 1, 1(1), 1–17.

Butar-butar, R. D., Situmorang, E. L., Pasaribu, J., & Uji, M. (2019). Pengajaran Tuhan Yesus Mengenai Toleransi Dan Implementasinya Ditengah Masyarakat Majemuk. 4(1), 88–101.

Diana Kristanti, Magdalena, R. K. & A. E. (2015). Profesionalitas Yesus Dalam Mengajar Tentang Kasih. Didaché: Journal of Christian Education, 1(1), 79.

Dongoran, E. D., Hasugian, J. W., & Papay, A. D. (2020). Mananamkan Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Kristen Di SMAN 1 Bintan Timur. REAL COSTER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 7–11. https://ojs.sttrealbatam.ac.id/index.php/coster/article/view/117

Duha, A. D. (2020). Etika Berpakaian Bagi Kaum Perempuan Dalam Ibadah Menurut 1 Timotius 2:9-10 dan Aplikasinya Masa Kini. Jurnal Teologi Berita Hidup, 2(2), 154–170.

Giawa, S. (2022). Strategi Pendidikan Kristiani yang Ramah terhadap Lingkungan dan Sesama. Jurnal Teruna Bakti, 4(2), 289–302.

Giawa, S., Sediria Buulolo, Lilis Hertiana Daeli, Yaniati Gulo, & Paparang, S. R. (2022). Urgensi Pendidikan Agama Kristen Dalam Membina Sikap Berapologetik Warga Jemaat. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 68–72. https://doi.org/10.56854/pak.v1i2.110

Giawa, S., & Telaumbanua, A. (2023). Urgensi Kecerdasan Emosional dalam Menerapkan Model Pembelajaran Demokratis oleh Guru di Era Digital. Jurnal Tevunah: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 115–136. https://doi.org/10.59361/tevunah.v1i2.9

Liong, Y. (2011). Sikap Hidup Dari Sudut Pandang Etika Kristen. Jurnal: Te Deum, 1(1), 129–146.

Malik, H. (2021). Cyber Religion Dan Real Religion Di Tengah Masyarakat Digital. Jurnal Komunika, 4(1), 63–78. https://doi.org/10.24042/komunika.v4i1.8615

Marbun, R. C. (2019). Kasih dan Kuasa Ditinjau dari Perspektif Etika Kristen. Jurnal Teologi Cultivation, 3(1), 663–667.

Maria Magdalena Swantina, H. F. L. (2020). Etika Hamba Tuhan Berdasarkan 1 Timotius 4:12 dan Relevansinya Dalam Pelayanan Pada Zaman Akhir. Ginosko: Jurnal Teologi Praktika, 2(1), 44–54.

Marlon taung. (2021). Konsep Murahati Berdasarkan Lukas 6:36. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, No.2 (2021):, 2(2), 253–263.

Panggabean, J. Z. Z. (2022). Pendidikan Kristiani Berbasis Berpikir Kritis: Sebuah Tawaran Model Pembelajaran Demokratis Berdasarkan Pemikiran Pendidikan Membebaskan Menurut Paulo Freire. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 2(2), 127–145. https://doi.org/10.54170/harati.v2i2.101

Panjaitan, F. (2018). Kekerasan Terhadap Istri Dalam Lingkup Domestik (Suatu tinjauan Etis Kristiani Tentang Kekerasan Terhadap Keluarga). Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(1), 42–67.

Penggohong, F. O. (2020). Kasih Kristus Adalah Dasar Hubungan Suami dan Istri Menurut Efesus 5:22-33 dan Implikasinya Bagi Jemaat GMIM Baitani Minanga Wilayah Belang. Education Christi, 1(2), 213–219.

Pr, A. B. (2015). Etika Praktis. Andi Offset.

Redaksi, T. (2016). Aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V 0.4.1. Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud RI.

Ritonga, N. (2020). Teologi Sebagai Landasan Bagi Gereja dalam Mengembangkan Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Shanan, 4(1), 21–40.

Rohayani, Y. and H. (2021). Alkitab Sebagai Buku Pegangan Orang Kristen (Ketidak Bersalahan Alkitab). Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 4(1), 140–157.

Sibarani, Y. (2020). Spritualitas Kristen dalam Matius 22:37-40 Sebagai Pola Hidup Kristiani. SHIFTKEY: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan, 10(2), 119–134.

Simarenna, D. (2020). Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dalam Refleksi Matius 22:37-40. Jurnal Teruna Bakti, 3(1), 36–47.

Siregar, N. (2019). Etika Kristen: Dasar Etika Pendidikan dan Membangun Karakter Bangsa. CV Vanivan Jaya.

Telaumbanua, A., Lombok, J. L., & Harefa, O. (2022). Perspektif Etika Kristen tentang Standar Mengasihi dan Penerapannya bagi Orang Kristen Masa Kini. 5(2), 233–249.

Waruwu, M., Arifianto, Y. A., & Suseno, A. (2020). Peran Pendidikan Etika Kristen dalam Media Sosial di Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK), 1(1), 38–46. https://doi.org/10.52489/jupak.v1i1.5

Yosua Sibarani. (2020). Spritualitas Kristen Dalam Matius 22:37-40 Sebagai Pola Hidup Kristiani. SHIFTKEY: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan, 10(2), 119–134.

Zaluchu, S. E. (2021). Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 249–266.

Published

2023-12-13

Issue

Section

Articles