Eskatologi dalam Agama Tradisional Parmalim: Implikasi bagi Keilmuan Alkitab dan Teologi di Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.62282/pj.v1i2.122-136Keywords:
eskatologi, parmalim, teologiAbstract
Kepercayaan Parmalim pertama kali dikembangkan oleh kelompok Batak di Indonesia, sebagian besar di Sumatera Utara. Parmalim adalah agama budaya dengan kepercayaan dan ritual yang khas. Eskatologi memainkan peran penting dalam perspektif kehidupan dan kematian dalam agama tradisional Parmalim suku Batak di Indonesia. Pertanyaan utama penelitian adalah bagaimana gagasan eskatologi dalam kepercayaan Parmalim bersinggungan dengan nilai-nilai dan perspektif kontemporer. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi eskatologi dalam agama tradisional Parmalim dan menganalisis implikasinya bagi keilmuan Alkitab dan teologi di Sumatera Utara. Pendekatan penelitian ini adalah metode kualitatif dimana peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan dan analisis data. Keterlibatan peneliti secara langsung dalam proses pengumpulan data memungkinkan pengembangan pemahaman yang mendalam. Hasil studi ini mengungkapkan kompleksitas dan kekhasan eskatologi dalam agama Parmalim, yang mencakup konsep tentang kematian, kehidupan setelah kematian, dan kehidupan sehari-hari yang tercermin dalam ritual dan praktik keagamaan. Implikasi dari temuan ini memperkaya pemahaman tentang pluralitas agama di Sumatera Utara dan menawarkan kontribusi yang berharga bagi keilmuan Alkitab dan teologi dalam konteks multikultural.
References
Berkhof, L. (2008). Systematic Theology (Grand Rapi). Eerdmans.
Boice, J. M. (2011). Dasar-Dasar Iman Kristen (cet-1). Momentum.
Chrisna Wijaya, E., Sekolah, D., Teologi, T., & Semarang, I. H. (2018). Kekhasan Eskatologi Paulus. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(1), 21–41. https://stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei/article/view/2
Gultom, I. (2018). Malim Religion: a Local Religion in Indonesia. International Journal of Sociology and Anthropology Research, 4(2), 1–10. www.eajournals.org
Gultom, M. (2024). Real Didache : Journal of Christian Education. Real Didache: Journal of Christian Education, 4(1), 17–30.
Katimin, K. (2012). Pertumbuhan dan Perkembangan Parmalim di Sumatera Tahun 1885 sampai Sekarang. Analytica Islamica: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(2).
Kepercayaan, S., Pandangan, M. :, Identitas, D., Toba, B., & Marsaulina, R. (2021). Sistem Kepercayaan Malim: Pandangan dan Identitas Batak Toba. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 5(1).
Laia, D. S. (2024). Perspektif Teologis Terhadap Eskatologi Berdasarkan Kitab Wahyu. 2(1).
Lamahu, A. I. (2020). Ugamo malim. Universitas Udayana, 14(1), 103–146.
Lomboan, J. S. (2016). Apologetika Alkitab Terhadap Pengajaran Akhir Zaman Sekte Kiamat. Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3, 32–44.
Manullang, D. L. M., Adipati, Y., Monang, L. S., & Nikel, Y. A. (2022). Persepsi Umat Parmalim Tentang Dosa Dalam Upacara Mangan Napaet. The New Perspective in Theology and Religious Studies, 3(2), 86–100. https://doi.org/10.47900/nptrs.v3i2.67
Nainggolan, M. (n.d.). Eksistensi Penganut Agama Parmalim Dalam Negara Demokrasi Indonesia. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4,(1), 2454–6186. https://doi.org/10.5220/0006517102870294
Siburian, M., Hutagalung, S., & Ferinia, R. (2022). Evangelism Bridge to Parmalim Believe System Based on Acts 17:23. JURNAL GRAFTA STT Baptis Indonesia, 1(2), 82. https://doi.org/10.31219/osf.io/ty6sj.
Sitanggang, P. M., Siagian, R. J., Panjaitan, E., Damanik, E. W., & Batubara, J. (2023). Persembahan dalam Agama Suku Parmalim dan Kristen. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 11616–11634.
Wahidmurni. (2017). Pemaparan Metode Penelitian Kualitatif. UIN Maulana Malik Ibrahim, 32.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



