Rekonstruksi Teologi Pemuridan Berdasarkan Eksegesis Matius 28:18-20 dan Relevansinya bagi Transformasi Pendidikan Agama Kristen di Era Artificial Intelligence
DOI:
https://doi.org/10.62282/juilmu.v3i2.227-244Keywords:
Artificial Intelligence, Eksegesis, Matius 28:18-20, Pendidikan Agama Kristen, Teologi PemuridanAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Kristen (PAK). Meskipun AI memberikan berbagai kemudahan dalam pembelajaran, teknologi ini tidak dapat menggantikan dimensi spiritual, relasional, dan pembentukan karakter yang menjadi hakikat pendidikan Kristen. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi teologi pemuridan berdasarkan eksegesis Matius 28:18-20 serta menganalisis relevansinya bagi transformasi Pendidikan Agama Kristen di era Artificial Intelligence. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksegesis dan penelitian kepustakaan (library research). Data primer berupa teks Yunani Matius 28:18-20 dianalisis melalui pendekatan historis, gramatikal, sastra, dan teologis, kemudian didukung oleh berbagai literatur tentang teologi pemuridan, Pendidikan Agama Kristen, dan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuridan merupakan inti Amanat Agung yang diwujudkan melalui pengajaran, pembentukan karakter, ketaatan, dan penyertaan Kristus. Penelitian ini merekonstruksi teologi pemuridan ke dalam empat dimensi, yaitu kristosentris, transformatif, relasional, dan misioner sebagai paradigma transformasi Pendidikan Agama Kristen di era AI. Temuan penelitian menegaskan bahwa AI harus diposisikan sebagai sarana pembelajaran yang digunakan secara etis, sedangkan Kristus tetap menjadi pusat pendidikan. Penelitian ini menawarkan kerangka konseptual bagi pengembangan Pendidikan Agama Kristen yang adaptif terhadap kemajuan teknologi tanpa mengabaikan fondasi teologisnya.
References
Arifianto, Y. A., Triposa, R., & Lembongan, P. K. (2020). Bible Study of Mission and Discipleship in the Great Commission and Its Implications for Today’s Christian Life. Diegesis: Jurnal Teologi, 5(2), 25–42. https://doi.org/10.46933/DGS.vol5i225-42
Boiliu, N. I., Sihombing, A. F., Samosir, C. M., & Simanjuntak, F. (2020). Mengajarkan Pendidikan Karakter Melalui Matius 5:6-12. Kurios, 6(1), 61. https://doi.org/10.30995/kur.v6i1.128
Choi, W., Chang, C., Choi, I., Lam, L., Leong, K., & Ng, S. (2025). Artificial Intelligence (AI) Literacy in Education: Definition, Competencies, Opportunities and ChallengesNANo journal identifiable. Cambridge.Org, 21(2), 97–117. https://doi.org/10.20944/preprints202508.0497.v1
Darmawan, I. P. A. (2019). Jadikanlah Murid: Tugas Pemuridan Gereja Menurut Matius 28:18-20. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(2), 144–153.
Dwiraharjo, S. (2019). Kajian Eksegetikal Amanat Agung menurut Matius 28:18-20. Jurnal Teologi Gracia Deo, 1(2), 56–73. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v1i2.8
Ghufron, M. . (2018). Revolusi Industri 4.0: Tantangan, Peluang, Dan Solusi Bagi Dunia Pendidikan. Seminar Nasional Dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2018, 1(1), 332–337.
Groome, T. H. (2011). Christian Religious Education. BPK Gunung Mulia.
Harrington, B., & Patrick, J. (2016). The Disciple Maker’s Handbook: 7 Elements of A Discipleship Lifestyle. Zondervan.
Hartono, H. (2018). Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28:19-20 dalam Konteks Era Digital. Kurios, 4(2), 157. https://doi.org/10.30995/kur.v4i2.87
Kukulska-Hulme, A. (2021). Artificial intelligence and learning in religious education. Journal of Educational Research, 29(1), 77–93.
Malau, M. (2020). Keselamatan di Balik Penghukuman: Menelisik Situasi Sosial Kitab Mikha. Jurnal Teruna Bhakti, 3(1), 48–61. https://doi.org/10.47131/jtb.v3i1.46
Mau, M. (2021). Kajian Manfaat Alkitab Menurut 2 Timotius 3:16 Dan Implikasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini. Manna Rafflesia, 7(2), 235–257. https://doi.org/10.38091/man_raf.v7i2.144
Metcalfe, J., & Moulin-Stożek, D. (2021). Religious education teachers’ perspectives on character education. British Journal of Religious Education, 43(3), 349–360. https://doi.org/10.1080/01416200.2020.1713049
Napitupulu, A., & Gulo, R. P. (2024). Artificial Intelligence dan Transformasi Pendidikan Kristen: Integrasi Teknologi Cerdas ke dalam Pembelajaran. MEFORAS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 63–76.
Pakpahan, G. K. R., Pantan, F., & Handojo, E. D. (2021). Menuju Gereja Apostolik Transformatif. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 5(1), 136. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v5i1.125
Perangin Angin, Y. H., & Yeniretnowati, T. A. (2021). Pendidikan Keluarga Kristen: Regenerasi Pemimpin melalui Pemuridan dan Implikasinya. Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 4(2), 17–46. https://doi.org/10.54345/jta.v4i2.55
Rantung, D. A., & Boiliu, F. M. (2020). Teknologi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Yang Antisipatif di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Shanan, 4(1), 93–107. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i1.1770
Salurante, T. (2023). Misional Eklesiologi Budaya Digital: Mengurai Tantangan Gejala Transhumanis Dan Cyborg. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi, 6(2), 292–303. https://doi.org/10.47457/phr.v6i2.422
Selan, F. D. (2019). Panggilan Ilahi Gereja Dalam Perspektif Misiologis Biblika Sumbangsih Bagi Gereja Dalam Implementasi Pelayanan Holistik. Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta.
Sianipar, D., Sairwona, W., Hasugian, J. W., Zega, Y. K., & Ritonga, N. (2022). Pendidikan Kristen Antisipatif-Transformatif: Revitalisasi Fungsi Didaskalia untuk Ketahanan Pemuda Kristen di Era Transnasionalisme. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 761–781. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.743
Simon, J. C., & Pattipeilohy, S. Y. E. (2019). Pandangan Dunia Evolusioner dan Respon Iman Kristen. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 2(1), 94–107. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.66
Sualang, F. Y. (2019). Prinsip-Prinsip Hermeneutika Genre Hikmat dalam Kitab Amsal: Suatu Pedoman Eksegesis. Jurnal PISTIS, 1(Old Testament, Genre of Wisdom, Hermeneutics), 93–112. https://doi.org/10.31227/osf.io/xmk6h
Tampenawas, A. R., Ngala, E., & Taliwuna, M. (2020). Teladan Tuhan Yesus Menurut Injil Matius dan Implementasinya Bagi Guru Kristen Masa Kini. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 1(2), 214–231. https://doi.org/10.47530/edulead.v1i2.44
Verdianto, Y. (2020). Hermeneutika Alkitab Dalam Sejarah: Prinsip Penafsiran Alkitab Dari Masa ke Masa. Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1). https://doi.org/10.46974/ms.v1i1.2
Wau, V. (2022). Studi Eksegesis Amanat Agung dalam Matius 28:19-20. Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Pelayanan Kristiani, 2(2), 162–174. https://doi.org/10.38189/jtk.v2i2.157
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




