Spiritualitas Otentik di Tengah Budaya Estetika Digital: Tantangan Pembentukan Iman dalam Era Visualisasi Sosial Media

Authors

  • Yohanes Nduru Sekolah Tinggi Teologi Sidang Jemaat Kristus Batam Author
  • Herbin Simanjuntak Sekolah Tinggi Teologi Sidang Jemaat Kristus Batam Author
  • Rusdi Parsaulian Sekolah Tinggi Teologi Sidang Jemaat Kristus Batam Author

DOI:

https://doi.org/10.62282/pj.v3i2.146-160

Keywords:

spiritualitas otentik, budaya estetika digital, generasi Z, media sosial, pembentukan iman Kristen

Abstract

Perkembangan media sosial telah melahirkan budaya estetika digital yang menjadikan visualisasi, pencitraan diri, dan validasi sosial sebagai unsur dominan dalam kehidupan generasi muda. Fenomena ini tidak hanya memengaruhi pola komunikasi dan pembentukan identitas, tetapi juga cara individu memahami dan mengekspresikan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya estetika digital terhadap pembentukan spiritualitas Generasi Z, mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam pembentukan iman yang otentik, serta merumuskan model formasi spiritualitas yang relevan dengan konteks era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur yang dipadukan dengan analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur dan konten media sosial yang berkaitan dengan ekspresi spiritualitas Kristen. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi data, pengkodean tema, kategorisasi, interpretasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya estetika digital mendorong munculnya spiritualitas performatif yang ditandai oleh orientasi pada pencitraan religius, validasi sosial, krisis identitas spiritual, rendahnya literasi Alkitab, dan meningkatnya individualisme digital. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, penelitian ini menawarkan Model Formasi Spiritualitas Otentik yang terdiri atas literasi digital-teologis, pemuridan digital, komunitas relasional, disiplin rohani, dan pendampingan generasi. Model ini diharapkan dapat menjadi kerangka konseptual bagi gereja dan lembaga pendidikan Kristen dalam membangun spiritualitas yang kontekstual, reflektif, dan transformatif di tengah budaya estetika digital.

References

Arnd-Caddigan, M. (2015). Sherry Turkle: Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other: Basic Books, New York, 2011, 348 pp, ISBN 978-0465031467 (pbk). Springer.

Awang, J. A., Prayitno, I. S. P., & Engel, J. D. (2021). Strategi Pendidikan Agama Kristen bagi Remaja dalam Membentuk Konsep Diri guna Menghadapi Krisis Identitas akibat Penggunaan Media Sosial. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 4(1), 98–114. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i1.64

Bheka, T., & Tarihoran, E. (2024). Membangun Komunitas Iman Melalui Media Sosial Dengan Menggunakan Platfrom Yang Menarik. Jurnal Magistra, 2(2), 72–81.

Couldry, N., & Hepp, A. (2018). The mediated construction of reality. John Wiley & Sons.

Creswell, J. W. (2014). Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Metode Campuran.

Hjarvard, S. (2008). The mediatization of religion: A theory of the media as agents of religious change. Northern Lights: Film & Media Studies Yearbook, 6(1), 9–26.

Hutchings, T. (2017). Creating church online: Ritual, community and new media. Routledge.

Insani, S. P. (2024). Ekskpresi religiusitas pada gaya hidup kalangan generasi-z. Infactum: Journal of Interfaith, Cultural Understanding and Moderation, 1(2), 1–8.

Kartiningrum, E. D. (2015). Panduan Penyusunan Studi Literatur. In Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Majapahit, Mojokerto. Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Majapahit.

Lumban Gaol, R., & Hutasoit, R. (2021). Media Sosial Sebagai Ruang Sakral : Gereja Yang Bertransformasi Bagi Perkembangan Spiritualitas Generasi Z Dalam Era Digital. Kenosis: Jurnal Kajian Teologi, 7(1), 146–172. https://doi.org/10.37196/kenosis.v1i1.284

McDonnell, J. (2014). Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. Communication Research Trends, 33(1), 37.

Mukhroman, I., Truna, D. S., & Gibson, A. (2024). Media Sosial TikTok sebagai Ruang Baru untuk Ekspresi Keagamaan. JRK (Jurnal Riset Komunikasi), 15(2).

Prof.Dr. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif.

Sakinah, U., Zatrahadi, M. F., & Darmawati, D. (2019). Fenomena narsistik di media sosial sebagai bentuk pengakuan diri. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(1), 34–43.

Shidiqie, N. A., Akbar, N. F., & Faristiana, A. R. (2023). Perubahan Sosial dan Pengaruh Media Sosial Tentang Peran Instagram dalam Membentuk Identitas Diri Remaja. Simpati, 1(3), 98–112.

White, J. E. (2017). Meet generation Z: Understanding and reaching the new post-Christian world. Baker Books.

Willard, D. (2021). Renovation of the Heart: Putting on the Character of Christ. NavPress.

Wright, N. T. (2010). After you believe: Why Christian character matters.

Published

2026-06-10

Issue

Section

Articles