Rekonstruksi Kesalehan Perempuan Kristen dalam Titus 2:3-5: Dari Norma Biblika menuju Spiritualitas Integratif
DOI:
https://doi.org/10.62282/pj.v3i2.175-188Keywords:
kesalehan perempuan Kristen, Titus 2:3-5, spiritualitas integratif, teologi perempuan, spiritualitas KristenAbstract
Kesalehan perempuan Kristen merupakan tema yang terus relevan dalam kajian teologi karena berkaitan dengan pembentukan identitas iman, karakter, dan peran perempuan dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat. Namun, berbagai penelitian mengenai Titus 2:3-5 umumnya masih berfokus pada aspek eksegetis, normatif, atau kontekstual secara terpisah sehingga belum menghasilkan suatu model konseptual yang mengintegrasikan nilai-nilai kesalehan perempuan secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna teologis Titus 2:3-5 serta merekonstruksi konsep kesalehan perempuan Kristen ke dalam suatu model spiritualitas yang relevan bagi konteks kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis-gramatikal melalui analisis konteks historis Surat Titus, kajian leksikal terhadap istilah-istilah Yunani kunci, analisis sintaksis, serta refleksi teologis konstruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalehan perempuan Kristen dalam Titus 2:3-5 mencakup empat dimensi utama, yaitu spiritualitas transformatif, integritas karakter, relasi yang bertanggung jawab, dan kesaksian publik. Berdasarkan sintesis antara temuan biblika dan realitas perempuan Kristen masa kini, penelitian ini merekonstruksi suatu Model Spiritualitas Integratif yang menghubungkan dimensi spiritual, moral, relasional, dan sosial secara holistik. Kontribusi penelitian ini terletak pada perumusan model konseptual yang menjembatani norma biblika Titus 2:3-5 dengan tantangan kehidupan perempuan Kristen kontemporer, sehingga dapat menjadi landasan bagi pembinaan spiritual yang lebih kontekstual dan transformatif.
References
Belay, Y., Hermanto, Y. P., Rivosa, R., & Belay, Y. (2021). Spiritualitas Alkitabiah Sebagai Hakikat Kepemimpinan Kristen Masa Kini. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 4(2), 183–205. https://doi.org/10.34081/fidei.v4i2.204
Belleville, L. L. (2000). Women leaders and the church: Three crucial questions.
Campbell, H. A. (2020). Digital creatives and the rethinking of religious authority. Routledge.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
Henriksson, G. W. (2020). Grace in action: Exploring the intersection of soteriology and ethics in the letter to Titus. Scottish Journal of Theology, 73(4), 330–339.
Hulu, W. (2022). Peranan Spiritualitas Perempuan sebagai Penggerak Pendidikan Agama Kristen yang Menghidupkan Keimanan dalam Keluarga. Institutio: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 8(2), 81–88.
Keil, C. F., & Delitzsch, F. (2014). Commentary on the Old Testament. Titus Books.
Köstenberger, A. J., & Köstenberger, M. E. (2014). God’s design for man and woman: A biblical-theological survey. Crossway.
Mau, M. (2020). Panggilan Timotius Menurut 2 Timotius 2:2 Dan Implikasinya Bagi Kompetensi Guru Agama Kristen. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(2), 180–198. https://doi.org/10.46348/car.v1i2.20
Owen, W. S., Grist, P. A., & Dowling, R. (2014). Kamus dan Lambang dan Kiasan dalam Alkitab. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Pandensolang, W. (2007). Sintaks Bahasa Yunani Perjanjian Baru. sekolah tinggi theologia agapes Indonesia.
Putrawan, B. K. (2020). Perempuan dan Kepemimpinan Gereja: Suatu Dialog Perspektif Hermeneutika Feminis. Kurios, 6(1), 114. https://doi.org/10.30995/kur.v6i1.130
Rahayu, E. K. (2019). Tinjauan Teologis Terhadap Budaya Patriarkal Di Indonesia. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen, 1(2), 112–120. https://doi.org/10.36270/pengarah.v1i2.12
Schreiner, T. R. (2008). New Testament Theology: Magnifying God in Christ. Baker Books.
Siahaan, B. I., Silaban, L. A. M., & Simanjorang, D. S. (2022). Konsep Teologis Perjanjian Lama Tentang Kasih dan Keadilan (Pengalaman Iman Rut). Areopagus : Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen, 20(2), 158–171. https://doi.org/10.46965/ja.v20i2.1520
Siahaan, M. (2022). Spiritualitas Maria dan Solidaritas Perempuan. Jurnal Euangelion, 2(2), 61–71.
Westfall, C. L. (2016). Paul and Gender: Reclaiming the Apostle’s Vision for Men and Women in Christ. Baker Academic.
Zega, Y. K. (2021). Perspektif Alkitab Tentang Kesetaraan Gender dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen. Didache: Journal of Christian Education, 2(2), 160. https://doi.org/10.46445/djce.v2i2.431
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




